Jebakan dan penipuan dengan modus seksual di internet

Jebakan dan penipuan dengan modus seksual di internet

0
Komentar
Last updated 15.12

Baca Lebih Lanjut »

:
Jebakan dan penipuan dengan modus seksual di internet


Modus penipuan saat ini semakin berkembang dan beragam caranya. Salah satunya adalah lewat penipuan online bermodus seksual. Sebagian korban enggan untuk melaporkan kejadian ini karena merasa malu untuk menjelaskan kejadiannya. 

Dari segi kerugian yang ditimbulkan sebenarnya cukup besar dan bikin hati gondok rasanya. Nah berikut ini beberapa modus penipuan online untuk kalian pelajari supaya lebih hati-hati dan waspada.

Social media saat ini bisa dikatakan bagai pedang bermata dua. Bermanfaat, namun juga bisa mengancam apabila tidak kita gunakan dengan baik. Salah satunya adalah dalam hal menjalin hubungan. Banyak korban penipuan online mengaku diajak untuk melakukan video call sambil bermasturbasi. 

Yang korban tidak ketahui adalah wanita yang diajak video call bukanlah wanita yang diajaknya berkenalan, namun merupakan rekaman video aktris porno yang sudah diatur dan diedit oleh pelaku. Dengan ancaman akan menyebarluaskan video korban, pelaku meminta sejumlah uang tutup mulut.

Dan, sedikit mirip dengan modus di atas, penipuan online yang satu ini mengiming-imingi bertemu secara langsung agar lebih meyakinkan. Setelah menjalin kedekatan lewat aplikasi chatting, pelaku mengajak korban untuk bertemu langsung dan melakukan hubungan seksual. 

Yang mana sebelumnya, pelaku meminta sejumlah DP dalam bentuk pulsa atau dengan alasan untuk uang bensin. Korban yang sudah keburu hawa nafsu, tanpa pikir panjang masuk ke dalam jebakan dan tidak mendapatkan apa yang sudah dijanjikan.

Dan terakhir, untuk modus foto, korban tetap dapat melepaskan hasrat seksualnya. Tapi mungkin tidak sesuai ekspektasi nih POPle. Kenapa? Karena penipuan online yang satu ini menipu korban dengan display picture dan foto-foto yang tidak sesuai dengan yang dipasang atau dikirim oleh pelaku. 

Perjanjian dengan korban untuk melepaskan hasrat seksual pun tetap ditepati. Namun agar pelaku merasa lebih aman, biasanya dia akan menyewa preman untuk berjaga-jaga di sekitar tempat “eksekusi”. Wah bagai beli kucing dalam karung yaa..
Tunjukkan semua Tampilkan lebih sedikit

Posting Komentar