Rahasia Diet Suku Hadza yang Bikin Bakteri di Usus Lebih Sehat

Rahasia Diet Suku Hadza yang Bikin Bakteri di Usus Lebih Sehat

0
Komentar
Published 12.55

Baca Lebih Lanjut »

:

Istilah 'kepunahan' tidak hanya dipakai untuk menunjukkan spesies hewan langka tertentu seperti beruang kutub. Kumpulan bakteri di usus manusia yang memengaruhi tubuh (mikrobioma) juga diambang kepunahan. Mulai dari metabolisme, sistem kekebalan tubuh hingga suasana hati dan perilaku.

Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan di seluruh dunia mengumpulkan bukti, diet ala Barat (makan banyak daging) mengubah mikrobioma. Beberapa spesies bakteri bahkan menghilang ke tingkat yang tidak terdeteksi.

"Seiring waktu kita kehilangan sekumpulan bakteri yang berharga," kata Justin Sonnenburg, ahli mikrobiologi di Stanford University, Amerika Serikat yang lebih dari satu dekade. Kini, Sonnenburg dan timnya memiliki bukti, penyebab bakteri ini mati, ditulis dari laman NPR, Jumat (25/8/2017).

Tim peneliti melakukan studi yang berfokus pada sekelompok pemburu-pengumpul makanan di Tanzania, yang disebut suku Hadza. Makanan mereka hampir seluruhnya adalah makanan yang ditemukan di hutan, termasuk buah liar, umbi kaya serat, madu, dan daging liar.

Pada dasarnya, mereka tidak mengonsumsi makanan olahan dan makanan yang berasal dari peternakan.

"Mereka adalah kelompok orang yang sangat spesial," kata Sonnenburg.

"Hanya tersisa sekitar 2.200 orang, 200 orang di antaranya mematuhi aturan perburuan dan pengumpulan makanan," sambungnya.

Sonnenberg dan rekan-rekannya menganalisis 350 sampel tinja dari suku Hadza yang diambil selama sekitar satu tahun. Kemudian membandingkan bakteri pada tinja tersebut dengan 17 suku lain di seluruh dunia, seperti suku dari pemburu-pengumpul makanan di Venezuela dan Peru.
Tunjukkan semua Tampilkan lebih sedikit

Posting Komentar